[Writing Prompt] Cold Embrace

coldembrace

# 100 Challenge Writing Prompts:
Cold Embrace
Drabble – Poetry – General

 

Akhirnya engkau yang di sana tak lagi menampakkan punggung yang berjalan menjauh. Akhirnya engkau yang di sana bersedia berdiri menungguku berjalan meski dengan senyuman tipis.

Senyuman tak menyentuh matanya. Rasa bahagianya tak sampai di hatinya. Bahkan pelukannya terasa dingin.

Tapi maaf. Aku akan pura-pura buta karena aku terlalu bahagia. Maka, ijinkan aku berpura-pura bahwa kau mencintaiku.

-fin

Iklan

[Writing Prompt] Madness

madness

100 Challenge Writing Prompts:
Madness – 
Excuses series
Baekhyun – Slice of Life – Ficlet  – G

Related:
Excuses -> Game -> Shades of Grey -> Seing Red

Kelainan mental adalah gangguan psikologis yang bisa diderita oleh siapapun di segala usia. Orang yang memiliki kelainan mental ini pada umumnya mengalami gejala-gejala aneh seperti tiba-tiba marah tanpa sebab, tertawa sendiri, lalu kemudian bermuka masam secara mendadak bahkan setelah beberapa saat menghabiskan es krim satu mug. Itulah yang Sehun pikirkan ketika ia melihat Baekhyun. Continue reading “[Writing Prompt] Madness”

[Writing Prompt] Change In The Wheater

changeintheweather

100 Challenge Writing Prompt:
Change In The Wheater

Sehun –  Fluff – One Shot – G

Lain kali aku harus percaya dengan ramalan, terutama ramalan cuaca. Entah terlalu bodoh ataukah aku yang tidak terlalu peduli. Pagi tadi sebelum berangkat sekolah aku sempat melirik acara TV yang sedang memberitakan ramalan cuaca hari ini. Akan terjadi hujan lebat dan berangin, katanya. Tapi aku hanya mengedikkan bahu sambil berguman, mana mungkin akan ada hujan seperti itu melihat langit biru tanpa awan terbentang luas diatas ku. Tentu saja bodoh, dan tentu saja aku tak membawa payung atau pun jas hujan ketika hujan benar-benar terjadi. Continue reading “[Writing Prompt] Change In The Wheater”

[Writing Prompt] Simplicity

simply

100 Challenge Writing Prompt:
Simplicity 

Kesederhanaan

Ridumu palsu, aku tahu
Aku berpura-pura bisu karena ini semua tampak lucu
Lidahku kelu, aku merasa malu
Menahan tawa yang tak perlu engkau tahu

Sungguh malang nasibmu
Mengeluhkan manusia macam diriku
Penuh rayu
Senyumnya palsu

Oh sobatku
Harusnya engkau tahu dari dulu
Bahwa diriku pendusta nomor satu
Dan kau tahu
Bodoh sesungguhnya sesederhana itu

[Writing Prompt] Midnight

midnight

100 Challenge Writing Prompts:
Midnight
Drabble – G

Ada sesuatu yang menakutkan di tengah malam. Apakah itu dia yang mengintip mu dari sela ventilasi jendela dengan mata yang merah? Apakah dia yang sedang tersenyum miring dengan bibirnya yang sobek di bawah tempat tidurmu? Apakah dia yang tanpa engkau sadari mengelus pucuk kepalamu ketika engkau terlelap? Atau apakah dia yang diam-diam memperhatikan mu dari pojok kamarmu yang gelap?

Mungkin itu semuanya terdengar menakutkan apalagi jika terjadi ketika tengah malam. Tapi sebenarnya tak ada yang lebih menakutkan ku saat tengah malam daripada memikirkan apa yang akan ditulis selanjutnya pada lembar tugas yang mempunyai puluhan halaman yang ironinya esok pagi harus sudah ada di meja dosen dan kalau engkau tidak melakukannya maka bersiaplah menyambut nilai merah dengan hati lapang dada.

[Writing Prompt] Patience

patience

100 Challenge Writing Prompts:
Patience
Writing Prompt – Random – G

Aku yakin, semua orang pernah merasakan bagaimana rasanya menunggu. Tapi aku tidak menyangka kalau menunggu mu akan menjadi hal yang begitu menjenuhkan. Berulang kali aku mencoba melupakan dan meyakinkan diri bahwa aku sedang tak menunggu seseorang. Aku mencoba melakukan hal lain, membuat tubuhku sibuk hingga hatiku lelah untuk melupakan kau yang tak kunjung datang. Continue reading “[Writing Prompt] Patience”