[Creepy Pasta] A Knock on the Window

kn

Akhir-akhir ini aku jenuh sekali dengan cerita klise roman yang biasanya ber-genre percintaan yang biasanya kita temui di ff. Entah kenapa aku tiba-tiba tersesat di salah satu situs cerita dan aku menemukan cerita ini. Ini adalah sebuah cerita creepy pasta yang mempunyai sensasi paling segar yang pernah aku baca. Aku suka sekali dengan cerita ini dan benar-benar tidak tahan untuk membagikannya di sini. Mungkin diantara pembaca sudah pernah membaca cerita ini karena memang cerita ini cukup populer. Cerita aslinya ada dalam bahasa Inggris. Kamu bisa menemukannya di sini. Dan berikut ceritanya dalam bahasa Indonesia.

Continue reading “[Creepy Pasta] A Knock on the Window”

Iklan

[FF] His Inamorata

hisinamorata

His Inamorata
Irene  – Ficlet – G

Ia merasa malas kembali membuka matanya ketika telinganya mendengar decit ban beradu dengan aspal. Ia masih saja berpura-pura tidur ketika, Robert– supir pribadinya– berseru bahwa mereka sudah sampai di tempat tujuan. Sedikit ogah dengan apa yang ia dengar, Irene akhirnya membuka mata dan mendapati bahwa banyak titik air hujan mengintip di jendela mobil. Di dalam pikirannya gadis berkulit pucat itu mengaduh dan menambahkan hujan sebagai salah satu hal yang ia benci. Continue reading “[FF] His Inamorata”

[FIC] Which Floor

whichfloor

Which Floor
Ficlet – Fiksi Psikologi

Malam itu. Ya, malam itu adalah malam yang paling panjang yang pernah aku ingat. Semuanya tampak suram dan bayangan yang ku pikir sudah gelap tampak semakin pekat. Pada malam itu, segala sesuatu yang harusnya bisa aku lakukan dengan mudah saja menjadi begitu susah dan sulit untuk ku lakukan. Aku lupa caranya bernafas. Sial, bahkan melakukan hal yang paling sederhana seperti itu saja aku tak mampu. Aku lupa bagaimana caranya untuk menggunakan otak. Se-onggok protein yang selama puluhan tahun aku pergunakan untuk memikirkan ide-ide cerdas rusak tak berfungsi begitu saja setelah aku menyadari ada sesuatu yang lebih gelap dari pada bayangan mendekati ku. Dia bukanlah bayangan yang maya, melainkan sesuatu yang nyata namun lebih gelap dari pada bayangan. Continue reading “[FIC] Which Floor”

[FIC] Smile for Sadness

Smileforsad

Smile for Sadness
Psyco – Ficlet – PG17

Ingin rasanya aku berlari. Berlari kemana pun aku bisa sendiri. Aku tak ingin ada bersama orang lain karena aku pikir mereka bisa membuatku celaka. Entahlah, lebih baik aku pergi seorang diri. Ironinya, meski aku sedang sendirian pun aku tetap merasa terus diawasi. Continue reading “[FIC] Smile for Sadness”

[Writing Prompt] Midnight

midnight

100 Challenge Writing Prompts:
Midnight
Drabble – G

Ada sesuatu yang menakutkan di tengah malam. Apakah itu dia yang mengintip mu dari sela ventilasi jendela dengan mata yang merah? Apakah dia yang sedang tersenyum miring dengan bibirnya yang sobek di bawah tempat tidurmu? Apakah dia yang tanpa engkau sadari mengelus pucuk kepalamu ketika engkau terlelap? Atau apakah dia yang diam-diam memperhatikan mu dari pojok kamarmu yang gelap?

Mungkin itu semuanya terdengar menakutkan apalagi jika terjadi ketika tengah malam. Tapi sebenarnya tak ada yang lebih menakutkan ku saat tengah malam daripada memikirkan apa yang akan ditulis selanjutnya pada lembar tugas yang mempunyai puluhan halaman yang ironinya esok pagi harus sudah ada di meja dosen dan kalau engkau tidak melakukannya maka bersiaplah menyambut nilai merah dengan hati lapang dada.

[Writing Prompt] Patience

patience

100 Challenge Writing Prompts:
Patience
Writing Prompt – Random – G

Aku yakin, semua orang pernah merasakan bagaimana rasanya menunggu. Tapi aku tidak menyangka kalau menunggu mu akan menjadi hal yang begitu menjenuhkan. Berulang kali aku mencoba melupakan dan meyakinkan diri bahwa aku sedang tak menunggu seseorang. Aku mencoba melakukan hal lain, membuat tubuhku sibuk hingga hatiku lelah untuk melupakan kau yang tak kunjung datang. Continue reading “[Writing Prompt] Patience”