Ingin rasanya aku kembali. Aku rindu.
Tolong tunggu aku kembali.

Sebentar lagi…

Iklan

Alasanku

Aku baru menyadari, alasan terbesar writing block bukanlah karena kehabisan ide, cerita sumbang, atau malas. Tetapi, bagaimana cara menulis tanpa peduli hasil tulisannya nanti seperti apa, tanpa peduli kritikan yang muncul nanti seperti apa, dan tanpa peduli ekspektasi tinggi dari pembaca. Aku merindukan cara menulis yang masa bodoh seperti itu. Dan, yah. Itulah kenapa serial ber-chapter ku selalu stuck di tengah jalan bahkan sebagian besar aku tarik kembali.

Mari tertawa hambar bersamaku.

Hahahaha

Adakah saran? Adakah orang lain yang mengalami hal sama seperti diriku?